BEM ETOS PADANG

Posted: Maret 25, 2009 by Beastudi Etos Padang in Uncategorized

Jumat, 19 April 2009

Waktu terus berlalu dan berkurangnya jatah hidup di alam semesta ini. Akankah kalimat yang sederhana  ini selalu terngiang-ngiang di kepala kita. Kita menyadari hidup ini memang keras, banyaknya godaan dan rintangan yang akan dihadapi. Baik godaan syetan nirrhojim maupun dari manusia sendiri. Dan hanya orang-orang yang tangguh yang akan terpilih sebagai manusia pilihan, hanya orang-oranng tangguh!.

Kedatangan amanah-amanah dari sang Khaliq, akankah kita emban dengan kelemahan dan kelalaian?. Amanah tersebut akan ditarik kambali dan akan diberikan kepada manusia-manusia pilihan yang kuat lagi  tangguh, apabila kita mengemban dan melaksanakannya dengan rasa kesombongan. Kesombongan disini mengartikan ketidak iklhasan kita dalam menjalankannya yaitu dengan keadaan TERPAKSA.

Jumat, 19 April 2009 adalah waktu dimana amanah-amanah yang diberikan oleh Allah ‘azza wajalla telah resmi  diberikan kepada manusia-manusia pilihan yang akan memperjuangkan ‘apakah amanah-amanah ini akan kembali ditarik ataukah hanya mimpi?’. Jawabannya ada pada diri manusia yang terpilih.

Jumat, 19 April 2009 inilah waktu dimana sejarah akan segera diukir diatas batu. Waktu dimana musik-musik kehidupan akan berputar dan waktu dimana akan hilangnya waktu. Pilihannya mari kita tentukan  bersama-sama dengan segenap jiwa Badan Eksekutif Mahasiswa Beastudi Etos Padang. Jazakumullah.

Hati-hatilah Hati

Kadang-kadang hati ini merasa bosan dan lelah dalam menghadapi berbagai masalah di dunia yang tidak kunjung ujungnya. Segala sesuatu yang datang menimpa hati pasti akan terasa, apakah persoalan-persoalan yang menimpa disambut dengan hati bercahaya. Bercahayanya hati itu bukan karena besar dan banyaknya persoalan yang dihadapi tetapi bagaimana hati menerimanya dengan keiklhasan.

Ikhwah wa ukhtifillah, persaudaraan dan loyalitas itu tumbuh subur apabila disirami dengan air-air suci wudhu dan apabila katahanan kesuciannya selalu dijaga. Katahanan kesucian tersebut akan mengalahkan segala sesuatu yang akan menjatuhkan kita ke lembah kehinaan. Kehinaan yang didatangkan dari kesombongan dan keangkuhan dan godaan maklhuk terkutuk syaitan nirrhojim.

Manusia diciptakan semata-mata hanya untuk mengabdi dan berserah diri pada sang khaliq, tetapi mengapa banyak diantara kita yang memungkirinya?. Manusia juga merupakan maklhuk yang dianugrahi memiliki jiwa kepemimpinan  yang satu-satunya termulia di hadapan Allah ‘azza wajalla. kepemimpinan tersebut bukan berarti manusia semata-mata harus malakukan segala sesuatu berdasarkan kehendak nafsu tetapi semuanya telah diatur oleh yang memiliki kerajan langit dan bumi.

Bukankah manusia bebas berpikir dan berkarya  apa saja untuk kepentingan kelanjutan kehidupan ini. Tapi semua itu tidak ada artinya tanpa landasan kesyahadatan dan ‘azzam yang kuat. Hatilah sebagai pengarah kemana badan akan dilayangkan. Hatilah pengendali dan penyaring berbagai persolan-persoalan kehidupan dengan berlandasan Al-qur’anulkarim dan as-sunnah nabiallahu Muhammad SAW. Apabila hanya melakukan sesuatu tidak didasari dengan kebenaran di atas hanya berdaskan pendapat manusia ini akan jatuh pada syubhat dan bid’ah yang akan menjatuhkan diri pada kesesatan, nauzdubilla minzalik. Kita berlindung  kepada Sang pemimpin alam semesta mudah-mudahan kita selalu manapakkan kaki hingga akhir hayat di jalan ini.

Ya ALLAH, YA ILAHI kepadamu kami persembahkan seluruh isi hati. Teguhkanlah pendirian kami  yang hina ini yang berlumuran dengan dosa. Ya ALLAH kepada-Mu tempat berserah diri dan hanya kepada-Mu segala urusan kami  kembalikan ya ALLAH. Jangan Engkau biarkan kami  tersiksa dalam kegelapan dosa dan keangkuhan yang semata-mata hanya akan menyeret kami  ke lembah kehinaan, ya Rabbi……………………… Ya Rabbi apakah suatu langkah yang salah terhadap apa yang kami  lakukuan terhadap diri kami  ya Allah. Ya Ilahi jauhilah kami ini dari  segala keraguan, berikan keteguhan hati kepada kami ini. Lenyapakan segala ketakutan dan berilah petunjuk serta ridhoilah segala isi hati.

Sebagaimana do’a yang dipanjatkan oleh Rasulullah SAW ;

“Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu hati yang selamat dan lisan yang jujur. Ya Allah karuniakanlah kepada kami cinta kepada keimanan, dan jadikanlah ia sebagai hiasan di dalam hati kami, dan karuniakanlah kepada kami kebencian kepada kekufuran, kefasikan dan perbuatan maksiat dan jadikanlah kami termasuk orang-orang yang lurus. Ya Allah, zat yang memalingkan hati, palingkanlah hati kami di atas ketaatan kepada-Mu. Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tuidak khusyuk, dari jiwa yang tidak pernah merasa kenyang dan dari do’a yang tidak dikabulkan. Ya Allah bersihkanlah hatiku dari kesalahan-kesalahan sebagaimana pakaian putih dari noda. Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari keburukan pendengaranku, dari keburukan penglihatanku, dari keburukan lisanku, dari keburukan hatikku dan dari keburukkan kemaluanku. Ya Allah ampunilah dosaku, sucikanlah hatiku dan peliharalah kemaluanku. Wahai Zdat Yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkkanlah hatiku di atas dien-Mu.

Komentar
  1. DAVID mengatakan:

    SEMANGAT ,,,,,,,,,,,
    MELANGKAH KE DEPAN

  2. etosku mengatakan:

    maju teruuuuussss
    pantang mmmuuunnduuurrr……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s